ASHHABUL KAHFI

Juli 12, 2007 at 9:23 pm (Akhlak, Akidah, Dakwah, Fiqh, Ghazwul Fikri, Hikmah, Renungan, Sejarah, Tafsir Al Quran)

Melihat kemungkaran yang semakin ramai ditengah masarakat kita apakah sebaiknya menjauh dari kehidupan masyarakat dan tinggal ditengah hutan? Apa saja rahmat yang diperoleh ashabul kahfi?

Ashhabul kahfi artinya penghuni gua. Kata ini hanya digunakan sekali dalam Al Qur’an yaitu dalam surat Al Kahfi/18:9,”Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang menghuni gua (Ashabul kahfi) dan (yang mempunyai) raqim itu termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan?”

Secara singkat dapat diceritakan bahwa ashabul kahfi adalah sekelompok pemuda yang beriman kepada Allah. Mereka berkeyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan dan menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat mengabdi.

Mereka menjauhi kaumnya yang kafir dan dzalim dan berupaya memurtadkan mereka.Prilaku meninggalkan kaumnya ini dibenarkan oleh Allah. Namun saat ini meninggalkan mad’u secara fisik tampaknya merupakan tindakan yang kurang tepat dengan pertimbangan-pertimbangan berikut ini:


Adanya perintah menyampaikan amanat (risalah dakwah)
”Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanatNya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir”(Al Maidah/5:67)


Adanya anjuran berinteraksi
“Orang-orang mukmin yang hidup ditengah-tengah manusia dan bersabar atas tindakan mereka lebih besar pahalanyadariopada orang mukmin yang tidak hidup ditengah-tengah mereka dan tidak bersabar atas tindakan mereka”(Riwayat Ibnu Majah)

Di dalam gua yang menjadi tempat perlindungannya mereka berdo’a,’Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petinjuk yang lurus dalam urusan kami(ini)’ Allah mengabulkan do’a para pemuda ini dengan mengaruniai mereka:

  • Petunjuk tentang adanya gua yang memungkinkan menjadi tempat berlindung
  • Menjauhkan mereka dari gangguan kaumnya yang musyrik
  • Memberikan kemudahan ketika berada di dalam gua. (Munculnya rasa takut dari orang-orang yang melihat mereka, adanya anjing yang menyertai mereka, dan terik matahari yang tidak memanasi tubuh mereka)
  • Allah menidurkan mereka dalam maktu tigaratus sembilan tahun,. Setelah mereka terbangun, gener4asi kaum mereka yang kafir sudah berganti dengan kaum yang beriman.


Tentang jumlah pemuda dalam gua itu mayoritas ulama cenderung lebih sepakat mengatakan jumlahnya 7 orang. Hal ini dilihat dari konteks kalimat yang digunakan dalam Al Qur’an.


“Nanti (akan ada orang yang) mengatakan jumlah mereka adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan yang lain mengatakan ‘jumlah mereka adalah lima orang dan yang keenam adalah anjingnya’ sebagai terkaan terhadap barang yang ghaib; dan yang lain lagi mengatakan ‘(jumlah mereka) tujuh orang dan yang kedelapan adalah anjingnya’. Katakanlah,’Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada yang mengetahui (jumlah mereka) kecuali sedikit.”(Al Kahfi/18:22). Pernyataan yang menyatakan jumlah mereeka 3 orang dan yang mengatakan jumlah mereka 5 orang dikatakan Allah sebagai terkaan terhadap barang yang ghaib, sementara setelah ayat yang mengatakan jumlah mereka tujuh orang Allah mengatakan bahwa Dia lebih mengetahui jumlah mereka.

Terlepas dari berapa jumlah pemuda itu, yang lebih menarik diamati adalah keberadaan pemuda beriman yang berada dalam gua itu, bukannya anak-anak atau orang dewasa. Dari kisah ini kita dapat belajar peran pemuda dalam dakwah. Dan dari sejarah atau pengalaman-pengalamn kita sendiri-sendiri peran pemuda sebagai agen perubahan selalu saja terjadi. Masih segar dalam ingatan kita runtuhnya ordebaru di negara kita yang melibatkan peran pemuda(mahasiswa) didalamnya.

Pekerjaan rumah untuk pemuda Islam khususnya, apa peran kita dalam menciptakan masarakat yang dilandasi nilai-nilai syariat?

7 Komentar

  1. SGH said,

    YANG MENARIK DARI ISI SURAT INI ADALAH DITERANGKANNYA TEORI RELATIVITAS WAKTU SUDAH JAUH LEBIH DULU DI PERKENALKAN OLEH AL-QURAN SEBELUM DIPOPULERKAN ALBERT EINSTIN, BAHWA BENDA (MANUSIA) YANG BERGERAK DENGAN KECEPATAN MENDEKATI KECEPATAN CAHAYA AKAN MELAWATI WAKTU YANG BERBEDA DENGAN YANG TIDAK BERGERAK, INI DITERANGKAN DALAM AYAT 18 “Dan engkau sangka mereka sedar, padahal mereka tidur; dan Kami balik-balikkan mereka dalam tidurnya ke sebelah kanan dan ke sebelah kiri; sedang anjing mereka menghulurkan dua kaki depannya dekat pintu gua; jika engkau melihat mereka, tentulah engkau akan berpaling melarikan diri dari mereka, dan tentulah engkau akan merasa sepenuh-penuh gerun takut kepada mereka.”

    MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA

  2. Ulum said,

    Mengapa binatang yang menyertai para pemuda ashabul kahfi anjing yang hukumnya najis, atau apakah di masa itu anjing tidak najis. Karena dalam cerita mereka termasuk golongan pemuda beriman

  3. andriajai said,

    Subhanallah maha suci allah, allah maha besar……….
    allah hua kbar…………
    MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA
    MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA
    MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA

  4. kusbandi said,

    Saya tertarik dengan pernyataan ikhwan SGH mengenai teori relativitas, karena setahu saya teori ini berlandaskan rumus einstein E=MC2, dimana energi adalah konstanta tetap. Lalu hubungannya dengan waktu bagaimana? bisa lebih dijelaskan, berbagi ilmu adalah ibadahkan?

  5. Bambang S said,

    Emboh

  6. saefudin0110 said,

    Assalamu alaikum wr.wb.
    Syukron Alhmadulillah, sangat bermanfaat bahasan tafsir Al Quran nambah wawasan dan sekaligus jadi bahan da’wah.
    Tambah Pesan: mohon untuk teks Alhadist lengakap dengan bahasa Arabnya.
    Wassalam

  7. Ukhty said,

    Pertanyaan bagus u/ kenapa seekor anjing yg menyertai orang beriman itu??

    Lebih dari itu, sindiran untuk para ulama yg menjual agamanya demi menyenangkan hati rajanya, bagaimanapun dia akan membentengi rajanya yg kafir agar tetap dikatakan muslim, sangat hina dari seekor anjing yang rela menyelamatkan dirinya dg 7pemuda u/menyelamatkan imannya dari raja kafir..
    Naudzubillah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: