ALHAMDULILLAH

Juli 4, 2007 at 9:33 pm (Akhlak, Akidah, Dakwah, Fiqh, Hikmah, Renungan, Tafsir Al Quran)

Apa arti alhamdulillah? Apa perbedaan hamd dengan syukr? Mengapa manusia harus memuji Allah?

Alhamdulillah artinya segala puji bagi Allah. Kalimat ini terdiri dari 3 kata, yaitu: alhamdu, li, dan Allah. Hamd artinya pujian, penambahan al bermakna untuk semua hal sehingga alhamdu diartikan segala puji dan li bermakna pengkhususan bagi Allah. Kalimat alhamdulillah disebut sebanyak 22 kali di dalam al Qur’an, beberapa diantaranya terdapat dalam surat: Al Fatihah/1:1, Al An’am/6:45, dan Yunus/10:10.

Kata hamd(pujian) berbeda dengan syukr(terima kasih), pujian diberikan karena sesuatu memang memiliki kelayakan untuk dipuji. Sementara terimakasih disampaikan karena ada sesuatu yang diterima oleh orang yang mengucapkan terima kasih. Berikut ini beberapa konteks penggunaan kata alhamdulillah dalam Al Qur’an:

Al Fatihah/1:1
Segala puji bagi Allah rabb (Tuhan) semesta alam. Redaksi seperti ini kita dapati pula ketika Allah menjelaskan bahwa orang-orang dzalim dimusnahkan sampai ke akar-akarnya (Al An’am/6:45), sebagai penutup doa ahli surga (Yunus/10:10), dan sebagai akhir pernyataan tentang keselamatan/kemenangan rasul dan orang yang mengikutinya (Ash Shaffat/37:182)(lihat juga surat Az Zumar/39:75 dan Al Mukmin/40:65). Walaupun redaksi ayat di atas merupakan pernyataan, namun kalimat itu mengandung makna keharusan memuji Allah sebagai rabb alam semesta.

Al An’am/6:1
Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi, mengadakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir mempersekutukan (sesuatu) dengan Tuhan mereka. Pada ayat ini Allah mengungkapkan karunianya yang berupa fasilitas kehidupan beserta potensi yang ada di dalamnya. Jika manusia pernah memuji manusia lain karena kedermawanannya, maka seharusnya manusia itu memuji Allah karena Allah-lah dzat memberi fasilitas manusia berdasar kehendakNya sendiri. Pujian ini seharusnya juga kita ucapkan ketika kita merasa terlepas dari bahaya (Al Mukminun/23:28), ketika sesuatu yang kita inginkan terjadi (Ibrahim/14:39) atau ketika kita memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki manusia pada umumnya (An Naml/27:15)

Al Isra’/17:111
Dan katakanlah: Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaanNya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya. Jika ada manusia yang memuji seorang raja karena kekuasaan yang dimiliki raja itu, maka seharusnya dia lebih memuji Allah swt karena kekuasaan Allah tidak ada yang menyerupainya. Berbeda dengan kekuasaan raja yang berada dalam serba kerelatifan.

Al Kahfi/18:1
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hambaNya Al Kitab dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya. Pada ayat ini Allah menjelaskan tentang karunia yang berupa petunjuk kehidupan. Jika kita pernah memuji penuntun orang buta sebagai orang yang baik, maka seharusnya kita memuji Allah yang telah menerangi kehidupan tanpa adanya paksaan. Pujian kepada Allah karena adanya petunjuk ini juga diungkapkan oleh penghuni surga (Al A’raf/7:43)

Saba’/34:1
Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagiNya pula segala puja di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.Ayat ini mengisyaratkan bahwa karunia Allah swt tidak hanya terbatas di dunia, namun juga terus berlanjut sampai hari akhirat kelak. Allah telah mengatur seluruhnya, dan menciptakan segala kelengkapan yang diperlukan untuk tegaknya sistem yang dikehendakiNya baik di dunia maupun akhirat (Fathir/35:1)

Andaikata tidak ada perintah untuk memuji Allah, namun selayaknya manusia memuji Allah. Karena apapun bentuk kekaguman manusia pada sesuatu maka selayaknya manusia terlebih dahulu mengagumi Allah Yang Maha Sempurna.

Dimuat Buletin Jum’at Hanif, pekan ke-1 Januari 2005

10 Komentar

  1. PRADI said,

    UST SYUKRON KATSIIRON

  2. Toni said,

    Syukron juga, telah berkunjung!

  3. Nowhere to run, nowhere to hide » Syukur said,

    [...] Alhamdulillah…. Artinya disini, disini, disini dan disini…. [...]

  4. rimaniss said,

    Assalamualaikum… materi ini telah saya jadikan referensi di yahoo! answers
    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Am1Wng9kxdHDuxA36zLLLp7YjX1G;_ylv=3?qid=20090717080137AAfK1uQ

    syukron infonya :)

  5. Abu MarLo said,

    Terimakasih penjelasannya, membuat saya semakin mengerti… Semoga mendapatkan balasan dari Allah SWT amin..

  6. Anyssa said,

    Syukran ka,, saya gunakan penjelasan ini untuk membantu saya dalam MAI :)

  7. Nyoman Stone said,

    syukron penjelasanya,
    ana mau nanya nh:
    gmn dgn dzikir subhanalloh 33x, alhamdulillah 33x, dan allohu akbar 33x
    bagaimana cara meresapi n mentaddaburinya?

    jazakumullohu khoyron katsiroo
    by:
    muallaf baru

  8. astho said,

    alhamdulillah ya, sesuatu..

  9. hening sejenak said,

    Syukron katsiron… Berarti ‘Alhamdulillah’ mirip sekali ya artinya dgn ‘puji TUHAN’ yg diucapkan umat agama samawi lainnya.

  10. Niesa Ranau said,

    alhmamdulilah,,,itu bersyukur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: